Terjemahan

Monday, September 17, 2012

Pemerintah Didesak Genjot Investasi Pertanian

TEMPO.COJakarta - James Whitaker, Kepala Ekonom The United States Agency for International Development (USAID) untuk Indonesia, mendesak pemerintah genjot investasi di sektor pertanian. Dia mengingatkan, krisis pangan bisa terjadi akibat perubahan iklim. 

"Setiap negara harus segera berinvestasi di sektor pertanian dan mendorong petani bisa memproduksi lebih," kata James dalam diskusi harga pangan oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat di Pacific Place, Jakarta, Kamis, 13 September 2012.

James mengatakan, krisis pangan terjadi apabila harga komoditas pangan sudah melambung tinggi, namun daya beli konsumen dunia menurun. Saat ini, negara-negara produsen perlu berhati-hati dan mulai mengantisipasi kekeringan. Sebab, akibat kekeringan inilah Amerika Serikat sudah merasakan dampaknya pada gagal panen jagung dan kedelai.

Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo sedang melakukan panen padi dengan mesin perontok padi seharga Rp 300 juta di Kemangkon Purbalingga, Selasa (28/8). TEMPO/Aris Andrianto


Pada satu sisi, harga pangan dunia yang meningkat ini menguntungkan petani sehingga bersemangat untuk memproduksi lebih. Namun dilema terjadi pada sisi lain bahwa permintaan dunia akan menurun akibat tingginya harga.

James menyarankan Indonesia agar lebih memperhatikan infrastruktur pertanian, seperti jaringan irigasi dan transportasi. Jaringan irigasi dianggap penting untuk menghadapi kekeringan, sementara transportasi diperlukan agar distribusi hasil pertanian tidak mengganggu pasokan masyarakat.

Selain itu, menurut dia, pemerintah Indonesia harus mulai menerapkan teknik bercocok tanam melalui bioteknologi. Oleh sebab itu, perlu adanya pendalaman riset untuk mengantisipasi kekeringan yang berakibat pada produksi. "Perlu juga dukungan kebijakan pemerintah terhadap keamanan pangan," ujarnya.

Ekonom pertanian dan perdagangan dari Institut Pertanian Bogor, Wayan Susila, berpendapat sama. Untuk mengantisipasi krisis pangan, pemerintah harus menggenjot produksi dalam negeri sehingga membutuhkan tambahan investasi seperti pengairan dan pengembangan bibit.

Langkah lainnya, menurut dia, pemerintah tidak perlu terlalu ketat dalam perdagangan. Artinya, jika harga di luar negeri turun sementara pemerintah ingin melindungi petani, pemerintah sebaiknya ikut menaikkan tarif. "Tapi, kalau harga di luar negeri sangat tinggi, ya tarifnya diturunkan untuk melindungi konsumen," kata Wayan pada acara yang sama.

Ekonom senior dari Universitas Indonesia, Anwar Nasution, menambahkan, pemerintah perlu mengolah sumber daya alam menjadi komoditas yang bernilai tambah. "Jangan hanya untuk ekspor bahan baku, seharusnya diolah supaya nilainya naik," kata dia.

ROSALINA


Sumber : http://www.tempo.co/read/news/2012/09/13/090429331/Pemerintah-Didesak-Genjot-Investasi-Pertanian

Tuesday, August 28, 2012

Dikembangkan, Model Pertanian di Perkotaan

Solo, suaramerdeka.com - Luas lahan pertanian yang terus berkurang dari tahun ke tahun membuat para dosen di Fakultas Pertanian Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta membuat langkah inspiratif di bidang tanaman pangan.  Mereka mengembangkan model pertanian kota guna menyiasati banyaknya lahan pertanian yang beralih fungsi.

"Bidang pertanian memegang peran penting untuk menjaga stabilitas pangan. Karena itu kami mengembangkan model pertanian kota yaitu konsep menanam tanaman pertanian, dengan media khusus menyikapi sempitnya lahan yang ada,"kata Pembantu Rektor III UTP, Ir Agus Budiyono MP.
Ia sendiri membuat media tanam dengan menggunakan beberapa papan yang disatukan, hingga membentuk balok panjang. Tapi salah satu sisi dibiarkan terbuka.

Lalu, kata Agus, ia membuat rangka dari besi untuk menaruh enam media tanam berbentuk balok itu. Rangka besi itu berukuran sekitar 3 m x 80 cm, dengan tinggi 2 m. Pada rangka besi bagian atas, disediakan tempat khusus air yang digunakan untuk menyiram tanaman. Lalu beberapa paralon di pasang, sehingga ketika kran air dinyalakan, semua tanaman akan tersirami.

Selanjutnya, media tanam diisi tanah yang sudah dicampur pupuk kandang. Setelah itu, tanah tersebut ditanami aneka tanaman. Misalnya sayur-sayuran. Selain media tanam berbentuk balok dari papan kayu, ungkapnya, ada juga dosen lain yang membuat media tanam dari bambu besar yang dilubangi agak lebar, sehingga bisa diberi tanah dan pupuk sebagai tempat menanam.

Model pertanian kota, ungkapnya, sekaligus bisa digunakan untuk mengembangkan pertanian organik. Pasalnya perawatannya secara alami, tanpa menggunakan pupuk atau bahan kimia lainnya.  Model pertanian kota, kata Agus, dikembangkan menjadi salah satu unit kegiatan mahasiswa (UKM) di UTP. Harapannya mahasiswa bisa berperan serta mengembangkannya.

Jika benar-benar ditekuni, kata Agus, model pertanian ini bisa digunakan untuk membantu mahasiswa membayar uang kuliah. Hasil pertanian, bisa dijual dan hasilnya bisa dikumpulkan sebagai persediaan membayar uang kuliah.

(Evie Kusnindya/CN34/JBSM)





Monday, August 27, 2012

PRODUK PERTANIAN SUPERFARM

A. Pupuk Cair Organik
Pupuk cair organik Superfarm dihasilkan dari perpaduan proses ekstraksi dan fermentasi bahan-bahan nabati dan hewani.  Pupuk cair organik mengandung unsur hara makro dan mikro yang siap diserap oleh tanaman, serta zat pengatur tumbuh alami.

Komposisi :
-Hara Makro N (2,88%), P2O5 (2,11%), K2O (2,12%)
-Hara Mikro Ca (0,06%), Mg (0,05%)
-Hormon perangsang tumbuh alami
-Mikroorganisme penunjang

Keunggulan :
-Hasil berkualitas dan sehat
-Tidak meninggalkan residu di tanaman dan tidak mengandung bahan kimia dalam pembuatannya

Aturan pakai :
Kocok dahulu
Perendaman pada bibit tanaman :
Campurkan 5-10cc/liter air, rendam bibit selama 8-12 jam atau sampai biji mengembang
Tanaman sebelum pindah ke lahan :
Campurkan 10cc/liter air, dan rendam akar tanaman selama 3-5 menit sebelum dipindahkan ke lapang
Tanaman selama di lahan :
Campurkan 4-6cc/liter air, dan semprotkan ke seluruh bagian tanaman dan tanah disekitarnya



B. Pupuk Cair Semi Organik
Pupuk cair semi organik Superfarm adalah olahan teknologi canggih dimana bahan kimia murni diikat dengan unsur senyawa organik, sehingga mengandung unsur hara yang tinggi, sehingga mampu menjawab permasalahan dilapang seperti, produktivitas yang menurun karena kondisi lahan yang sudah rusak dan biaya produksi yang terus meningkat.

Komposisi :
-Hara Makro N (19,99%), P2O5 (5,39%), K2O (5,72%)
-Hara Mikro Ca (4,98%), Mg (0,62%), Fe, Cu, Mn, Al, S
-Hormon perangsang tumbuh

Keunggulan :
-Ramah lingkungan
-Mengandung hara makro yang tinggi dan hara mikro yang lengkap
-Cocok untuk semua jenis tanaman
-Mengatur dan merangsang pertumbuhan tanaman
-Meningkatkan daya tahan tanaman terhadap serangga dan hama
                        -Menekan populasi hama dan penyakit tanaman dan dapat digunakan bersamaan dengan insektisida, pestisida, herbisida, dan lain-lain.


Aturan pakai :
Buka tutup perlahan, biarkan terbuka beberapa saat, tutup kembali, kocok dahulu, buka kembali dan siap dipakai
Perendaman pada bibit tanaman :
Campurkan 3cc/liter air, rendam bibit selama 8-12 jam atau sampai biji mengembang
Tanaman sebelum pindah ke lahan :
Campurkan 5-10cc/liter air, dan rendam akar tanaman selama 3-5 menit sebelum dipindahkan ke lapang
Tanaman selama di lahan : Campurkan 2-4cc/liter air, dan semprotkan ke seluruh bagian tanaman dan lakukan berulang setiap 10-12 hari sekali



C. Decomposer
Decomposer Superfarm adalah biakan dari berbagai mikroorganisme tanah dan tanaman yang menguntungkan dalam bentuk media cair berwarna kecoklatan dengan aroma sedap.

               
 Komposisi :
-Hara Makro dan Mikro
-Aquades, molasses, asam cuka, dan ekstrak azolla
-Mikroorganisme utama bermanfaat (Lactobacillus sp, Actinomycetes sp., 
 Streptomycetes sp, Ectomycoriza, Mould, dan Yeast).

Keunggulan :
-Menetralisir pH tanah
-Membunuh bakteri pathogen/penyakit
-Aktivator proses fermentasi bahan organik
-Menetralisir sisa racun pupuk kimia di tanah
-Mempercepat proses pengomposan (3-5 hari)
                            -Memproduksi senyawa dasar/hara yang siap diserap tanaman
                            -Meningkatkan aktivitas biota tanah yang menguntungkan

Aturan pakai :
Kocok dahulu
Aplikasi langsung ke lahan :
Campurkan 5-10cc/liter air, dan semprotkan ke seluruh areal pertanaman 3 hari sebelum tanam
Aplikasi pembuatan kompos :
1. Encerkan setiap 1 liter Decomposer ke dalam 15-20 liter air (disesuaikan kadar air bahan)
2. Campurkan merata pada pupuk kandangatau serasah sebanyak 1 ton
3. Campuran yang baik adalah apabila dikepal dan diperas tidak mengeluarkan air tapi membentuk
    kepalan, dan tidak mudah hancur (kadar air 30-40%)
4. Kemudian cukup diperam selama 3-5 hari, lalu kompos siap digunakan



D. Pengendali Hama Organik
Pengendali Hama Organik adalah pestisida nabati berbentuk cair yang dihasilkan dari proses ekstraksi senyawa-senyawa bioaktif dari tumbuhan-tumbuhan.

Keunggulan :
-Murah dan mudah digunakan
-Tidak berbahaya dan aman bagi makhluk hidup
-Tidak mengandung residu
-Kualitas hasil yang sehat

Aturan Pakai :
Kocok dahulu

Pencegahan hama :
Campurkan 3-4cc/liter air dan Semprotkan setiap 10-14 hari sekali.

Terjadi serangan hama :
Campurkan 5-10cc/liter air, semprotkan ke seluruh bagian tanaman terutama yang terserang hama. Penyemprotan diulang setiap 5-7 hari sampai serangga hilang.

Pengendali Hama Organik mampu menghalau serangan dari keong mas, lalat buah, tikus, belalang, jangkrik, wereng, aphis, trips, ulat belatung, kutu, kepik.




Marketing Superfarm, 2012